Southeast Asia (SEA) Mental Health Forum 2018 Hadirkan Para Ahli Kesehatan Termuka untuk Menetapkan Prioritas Perubahan Mendasar dalam Kesehatan Jiwa dan Peningkatan akses Penanganan Kesehatran jiwa

4

Jakarta, 30 Agustus 2018 – Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT. Johnson & Johnson Indonesia Menyatakan bahwa “tidak ada negara yang kebal terhadap tantangan kesehatan jiwa (mental). kondisi fisik  dan mental yang sehat adalah elemen utama yang membentuk manusia, baik sebagai individu maupun makhluk sosial dan ekonomi. forum ini menjelaskan bahwa tidak hanya penting bagi negara-negara  Asia Tenggara untuk menerapkan kebijakan dan layanan kesehatan jiwa yang lebih baik, tetapi peran dari semua para pemangku kepentingan yang terkait juga sangat diperlukan untuk mengubah perilaku ‘orang dengan gangguan jiwa’ (ODGJ) dan keluarga mereka”

IMG_8326(1)

Data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) di indonesia tahun 2013 menunjukan bahwa prevalensi gangguan jiwa emosional yang ditunjukan oleh gejala depresi dan kecemasan pada usia 15 tahun ke atas mencapai sekitar 14 juta orang atau 6% dari total penduduk indonesia. sedangkan untuk prevalensi gangguan jiwa berat, seperti Skizonfrernia mencapai sekitar 400.000 orang atau sebanyak 1,7 per 1.000 penduduk.

7

sementara itu, menurut data WHO pada tahun 2016, secara global, terdapat sekitar 35 juta orang yang mengalami depresi, 60 juta orang dengan gangguan bipolar, 21 juta orang dengan Skizofrenia, dan 47,5 juta orang dengan demensia.

Berdasarkan definisi standar WHO, Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang parah, ditandai dengan banyaknya gangguan dalam berfikir, mempengaruhi bahasa, persepsi, dan rasa kesadaran diri. seringkali termasuk di dalamnya adalah pengalaman psikotik, seperti mendengar suara atau delusi. hal ini dapat merusak fungsi diri melalui hilangnya kemampuan yang diperoleh untuk membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan.

Menurut WHO, terdapat pengobatan yang efektif untuk Skizofrenia dan orang yang terkena dampaknya dapat menjalani kehidupannya yang produktif dan terintegrasi dalam masyarakat. penyakit jiwa tersebut sebenarnya dapat diobati dan dikendalikan. kuncinya adalah dengan cara memiliki sistem pendukung yang kuat dan mendapatkan perawatanyang tepat. dengan pengobatan yang tepat. sebagian besar orang dengan Skizofrenia dapat memiliki aktivitas lain yang bermakna, menjadi bagian dari komunitas serta menikmati hidup.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

September 2018
M T W T F S S
« Aug    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

noormagazine © 2018 All Rights Reserved