Dr. Ing. Ilham Habibie, M.B.A. (Wakil Ketua KADIN Bidang Telematika, Penyiaran, dan Ristek) ”Sosmed Harus yang Produktif”

User comments

Ilham mengajak seluruh masyarakat Indonesia dapat me­manfaat­kan kemajuan tek­no­logi in­­formasi bukan untuk mencari sensasi lewat infor­masi yang tak pasti (hoaks).

 

Dalam menghadapi derasnya arus informasi, khususnya yang dikirim via medsos, ki­­ta se­­baik­­­nya jangan langsung percaya tapi lakukan dulu tabayun de­ngan men­ca­ri informasi tan­di­ngan­nya. Demikian Dr. Ing. Ilham Habibie, M.B.A. menyarankan kepada pengguna medsos un­­tuk lebih cerdas me­nyikapi semua informasi yang beredar di dunia digital saat ini. Terlebih de­ngan maraknya in­for­masi atau berita hoaks untuk tujuan tertentu. Terkait maraknya peredaran be­rita hoaks di med­sos ini, Ilham berharap agar Facebook, misalnya, bisa ikut serta melawan pe­re­daran berita hoaks itu. Perusahaan layanan jejaring sosial ini se­ha­rus­nya bisa memosisikan di­ri­nya tak hanya seba­gai perusahaan teknologi tapi juga sebagai per­usahaan media. Pasalnya, mes­ki proses penyebaran informasi di perusahaan yang didirikan Mark Zuc­ker­berg ini tak sa­ma de­ngan media tradisional, dampak yang timbul dari penyebaran informasi ter­sebut sama, bahkan bisa lebih. ”Karena itu, Facebook juga perlu diperlengkapi dengan bagian atau divisi editorial yang berfungsi untuk memfilter hoaks maupun konten yang menyimpang,” jelas Ilham.

Masih menurut Ilham, seiring dengan perkembangan teknologi yang berpusat pada arus in­­formasi dan komu­ni­ka­si, budaya dan peradaban baru umat manusia pun tercipta karena ha­dir­nya internet dan tekno­lo­gi komunikasi. Lewat internet dan teknologi komunikasi pulalah, tak bisa dipungkiri, keduanya memberi imbas kepada bidang ekonomi. ”Yang pasti, pengaruh inter­net memang telah merasuk ke dalam semua aspek kehidup­an manusia. Karena itu, tak salah juga melihat zaman sekarang ini terjadi lagi revolusi. Inilah yang kita sebut sebagai revolusi digital.”

Di mata Ilham, seiring hadirnya revolusi digital ini – dengan hampir seluruh sendi eko­no­mi sudah tersentuh teknologinya – pertumbuhan suatu usaha berbasis digital pun menjadi pesat. ”Bisnis model starup muncul di mana-mana. Dari hal ini menyusul tumbuh pula tran­sak­si e-com­merce dan usaha lain yang mengandalkan internet dan medsos sebagai alat utamanya. Ujung-ujungnya entrepreneurship diminati oleh siapa pun, tak terkecuali kaum ibu rumahan. Saya meli­hat­ juga anak muda semakin kreatif dalam hal ini,” papar Presiden Direktur PT Ilhabi Rekatama ini, ramah. Dalam hal berkembangnya teknologi ini, Ilham fokus menyoroti kebermanfaatannya yang harus disertai inovasi. Karena itu, ia lebih jauh berharap agar dengan semakin ba­nyak­­nya jum­lah pengguna sosmed atau internet hal itu sejatinya bisa dimanfaatkan untuk mem­ber­dayakan masyarakat. ”Pemberda­ya­an sosmed bisa membawa untuk memajukan masyarakat, me­ngem­bang­kan perekono­mi­an, dan lain-lain dengan telepon pintar yang ada di tangan mereka.”

 

Ciptakan lapangan kerja

Ilham juga menginginkan agar hal itu bisa mendorong masyarakat mampu de­ngan mudah menemukan solusi dalam mencari pekerjaan. ”Siapa pun pada ak­hir­nya bisa ber­wi­ra­usaha. Ini ’kan bagus, positif, karena mampu menciptakan lapangan kerja sen­diri dari inovasi teknologi itu. Anak muda itu mindset-nya jadi terpacu untuk tidak lagi mencari pekerjaan, tapi menciptakan la­pangan pekerjaan.” Putra Presiden RI yang ketiga, B.J. Habibie, ini meyakini bah­­­wa Indonesia ber­ada pada posisi yang baik dalam dunia digital. Hal ini juga yang menjadikan peluang In­do­nesia menjadi raksasa digital ekonomi di Asia semakin terbuka. Namun, untuk sam­pai pada ta­hap­an itu, ia me­ng­ingatkan agar industri digital bisa lebih merata menjangkau se­mua lapisan. De­­ngan demikian, ke­senjangan antara orang yang sudah melek digital dan orang yang masih de­ngan pola konven­si­onal tak lagi terlihat. ”Ini penting untuk semakin mengikis ke­senjangan sosial yang ada. Karena itu, dunia digital, khususnya internet dan sosmed, harus di­ter­jemahkan menjadi sesuatu yang positif dan produktif.”

Agar membumi dan tidak gagap, Ilham mensyaratkan agar masyarakat mengaplikasikan teknologi dalam kehidupan keseharian. Dengan cara itu, masya­ra­kat akan semakin mu­dah me­wu­­­judkan jiwa entrepreneurship-nya. Namun, agar tidak menjadi budak teknologi ma­syarakat ha­rus cerdas menyikapinya. Terutama kaum perempuan. ”Pelajari, gunakan, dan manfaatkan re­vo­lusi digital untuk meningkatkan taraf hidup,” pungkas Ilham.

 

Teks : Yudiana | Foto : Istimewa

Baca selengkapnya di Majalah NooR vol XXVII 2017

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

February 2018
M T W T F S S
« Aug   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

noormagazine © 2018 All Rights Reserved