Menuju Indonesia Bebas lapar

072-074 komunitas-2

Daripada mencibir dan menghujat kinerja pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan, kita mengapa tidak bergerak membantu sesama meski hanya dengan sebungkus nasi.

Teks: Shiera I Foto: Dok. BN.

Hidup ini akan terasa indah jika masing-masing di antara kita menyadari akan nikmatnya berbagi terhadap sesama. Lihatlah salah satu pola kehidupan keluarga semut yang mau menyisihkan sebagian sisa makanannya untuk saudara-saudara mereka. Dengan bergotong- royong mereka mau mengangkat sebutir nasi tanpa peduli nantinya nasi itu untuk siapa. Tanpa bermaksud merendahkan manusia, kita harusnya bisa berpikir. Jika semut saja bisa berbagi dan menghargai, kita yang diciptakan sebagai makhluk yang sempurna mengapa tidak bisa seperti itu.

Hal itu yang membuat Danang Nugroho merasa tersentil. Ia pun melakukan kegiatan membagikan nasi bungkus untuk orang-orang tidak mampu yang ia temui di pinggir jalan terutama tunawisma. Cita-cita laki-laki asal Bandung ini sederhana saja. Dia hanya ingin mengajak semua warga Bandung berbuat baik melalui program sederhana yang tidak mengeluarkan uang banyak. Dia pun mengawali niat baiknya itu dengan membagikan empat bungkus nasi kepada pengemis dan tunawisma di daerah Bandung dan tetap konsisten dengan niatnya.

”Kegiatan membagikan nasi bungkus sebenarnya sudah dilakukan dari 2010 tapi waktu itu masih dibagikan sendiri. Selang beberapa lama, saya pun mengajak Azhar, teman SD. Nah, dari kegiatan bagi-bagi ini, Azhar menyebut kalau saya egois sekali karena tidak mengajak orang lain untuk kegiatan yang baik seperti ini. Saya pun akhirnya menyebarkannya melalui media sosial. Kami pun sengaja memberi nama BN untuk kegiatan ini. Bagi kami nasi itu simbolisasi kehidupan untuk mayoritas rakyat yang ada di Nusantara. Alhamdullilah banyak yang tertarik,” ujar Danang kepada NooR.

Semudah mungkin
Danang mungkin tak pernah menduga kalau niat baiknya ini bisa berkembang begitu cepat. Menurut penyuka diving dan traveling ini semua dilakukan semudah mungkin. ”Contohnya ketika di Bandung pada 2012. Kami saat itu ada waktu kosong untuk berkumpul hanya pada Senin, Kamis, dan Sabtu. Jadi, kami bisa membagikan nasi tiga kali seminggu. Namun, pada Maret 2015 jadwalnya diubah kembali jadi Kamis dan Sabtu. Hal ini karena para volunteer-nya memiliki kesibukan yang padat. Namun, kalau di Jakarta kegiatan ini tetap lima kali seminggu.”

Setelah beberapa tahun berjalan, program BN kini menyebar di 36 kota di antaranya Jakarta, Sumedang, Garut, Bogor, Tasikmalaya, Mojokerto, Batam, Medan, Pontianak, serta telah berhasil membagikan ratusan bahkan sampai ribuan bungkus nasi dalam setiap aksinya. Begitupun dengan kegiatannya. BN tak hanya mempunyai program membagikan nasi pada malam hari tapi siangnya juga. Salah satunya bekerja sama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. ”Nah, untuk yang siang hari sasaran BN lebih ke pengguna BPJS kelas tiga dan keluarga penunggu pasien yang punya riwayat penyakit lumayan berat. BN kini tidak hanya terfokus pada nasi tapi juga pengobatan gratis, alat tulis untuk anak-anak yang tidak mampu, berbagi matras untuk tidur, berbagi takjil, serta membantu korban bencana alam.”
”Pernah suatu malam, kami melihat ada tukang becak terkapar sedang kesakitan dan tidak ada yang menolong. Tanpa pikir panjang, kami pun langsung membawa ke rumah sakit. Sesampainya di sana ternyata tukang becak ini terkena stroke. Walaupun akhirnya meninggal, tukang becak itu setidaknya bisa beristirahat dalam keadaan tenang dan layak,” tambah Danang.

Ayo bawa nasi
Meskipun BN sudah tersebar di berbagai kota, pria kelahiran Bandung, 10 Februari 1982 ini lebih senang menyebut BN bukan sebagai komunitas melainkan lebih kepada kegiatan menggerakkan diri

Baca kelanjuatan di Majalah Noor Vol. 16 tahun 2016 yaa

072-074 komunitas-6

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

August 2016
M T W T F S S
« Jun   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

noormagazine © 2017 All Rights Reserved