Ramadan, Merajut Kembali Ketahanan Keluarga

072 mirror-1

Teks: Sri Artaria I Foto: Istimewa

Ramadan adalah bulan yang disucikan karena pada bulan itulah Alquran diturunkan agar dapat menjadi pegangan dan pelita dalam kehidupan manusia yang berakal. Alquran adalah mukjizat karena mengandung banyak ilmu pengetahuan, informasi mengenai ilmu pengetahuan alam, mengenai bumi dan langit dan alam semesta.
Alquran juga merupakan sumber hukum dan dalil-dalil untuk hidup bermasyarakat. Alquran juga menerangkan mengenai hal-hal yang gaib, baik mengenai masa yang lalu, yang terjadi kini maupun masa yang akan datang. Banyak riwayat para nabi dan umat terdahulu juga yang dapat dijadikan pelajaran.

Hadis Baihaki dan Anas meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. memerintahkan untuk memberi cahaya rumah tangga bagi mereka yang salat dan membaca Alquran. Hadis yang diriwayatkan Daruqumi dari Anas ra. menerangkan bahwa Rasulullah saw. memerintahkan kaum muslimin agar memperbanyak membaca Alquran di dalam rumah, karena di rumah yang penghuninya tidak pernah membaca Alquran akan dijumpai banyak kejahatan dan penghuninya akan selalu merasa cemas dan susah. Rasulullah saw. bersabda bahwa tidak ada suatu keuntungan bagi seseorang yang telah menjadikan anaknya pandai membaca Alquran, kecuali pada hari kiamat nanti akan diberikan kepadanya suatu mahkota dari surga. (HR. Ibnu Majah).

Perbanyak membaca Alquran
Alangkah sayangnya bila dalam suatu rumah ada Alquran yang tersimpan rapi tak pernah disentuh, karena sebaiknyalah Alquran menjadi buku pe-tunjuk pelaksanaan hidup dan kehidupan kita semua. Berawal dari ibu dan ayah dalam suatu keluarga yang terbiasa mengaji setiap pagi dan petang, sehingga anak-anak sejak kecil sudah terbiasa diiringi dengan doa-doa pada setiap kegiatan mereka. Alquran, terjemah dan tafsir kita seharusnya menjadi kitab yang paling sering dibaca, dibandingkan dengan menyalakan tombol televisi atau gawai kita.

Ramadan adalah saat yang paling tepat untuk mengkhatamkan Alquran, mempelajari maknanya, dan mengamalkannya. ”Andai kata manusia mengetahui kebaikan-kebaikan yang ada pada bulan Ramadan, mereka akan mencita-citakan agar bulan Ramadan terjadi sepanjang tahun,” sabda Rasulullah saw. menurut riwayat Ibnu Abi ad Dunya.

Ramadan adalah saat kita merajut kembali ketahanan keluarga kita. Kita sepanjang tahun disibukkan hal-hal yang rutin, menyita waktu kita dari pekerjaan, sekolah, mengurus rumah tangga sampai terkadang tidak ada waktu untuk berkumpul dan bercengkerama bersama. Pada bulan Ramadan saat sahur, salat berjamaah dan tarawih dapat dijadikan kesempatan saling mendekatkan kembali. Di sanalah peluang untuk mengevaluasi diri dan anggota keluarga lain, sudah cukup sempurnakah ibadah yang dilakukan selama ini? Saat itulah kita dapat meningkatkan diri dan menggenapkan hal-hal yang masih ganjil.

 

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

June 2016
M T W T F S S
« May   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

noormagazine © 2019 All Rights Reserved