Debby Novita Andariani, Sukses Berat Restu Orangtua

084-086 muslimah leader-1

Teks: Shiera I Foto: Tanto, dok. Kelurahan Tanjung Barat

Di usianya yang masih muda, muslimah cantik ini mendapat amanah menjadi seorang lurah. Baginya, kepercayaan yang diembannya ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Sore yang hangat mengantarkan NooR ke ruang kerja seorang lurah termuda di Indonesia. Namun, lewat salah seorang stafnya, muslimah kelahiran 14 November 1988 ini meminta maaf karena dia akan terlambat sampai di kantor. Selain belum kembali dari tugasnya berkeliling wilayah, istri Adhitya Pratama Yudha Saputra ini harus menolong seorang ibu yang sedang berlari panik sambil menggendong anaknya yang masih balita. Debby pun langsung turun dari motor dan mengantar ibu serta anaknya ini ke bidan terdekat.

Bukan cita-cita
Sigap, itulah kesan pertama yang NooR dapatkan dari lurah muda ini. Belum lagi, ia juga memang dikenal sebagai pemimpin yang sabar, baik hati tapi tegas dan berjiwa sosial tinggi. Debby terpilih menjadi lurah setelah ikut mendaftar pada lelang jabatan yang digelar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Setelah mengikuti serangkaian tes seperti psikologi dan wawancara, perempuan berparas manis ini pun lolos proses seleksi dan dilantik bersama 1.042 PNS DKI eselon II, III, dan IV.
”Saya sebelumnya menjabat sebagai sekretaris kelurahan (sekkel) di Lenteng Agung. Tak lama kemudian keluar surat perintah jika setiap sekkel wajib mengikuti jabatan lelang lurah. Mau tidak mau, saya harus ikut,” buka Debby.
Karena sudah terpilih menjadi Lurah Tanjung Barat, anak pasangan Alm. Sudrajat Utud dan Hj. Ellyana Susanti ini pun harus bertanggung jawab atas jabatan yang diembannya. Ia merasa harus benar-benar fokus terutama mengingat tingkat kepuasan masyarakat yang berbeda-beda. Cara merangkul masyarakat ini pun butuh strategi tersendiri. ”Bagi saya tantangan dalam pekerjaan ini cukup banyak. Selain harus fight dengan diri sendiri, kita juga harus bisa berkomunikasi dengan baik,” tuturnya sambil tersenyum.
Debby juga mengatakan bahwa dirinya semula tidak pernah bercita-cita menjadi PNS. Walaupun memang sempat mengenyam pendidikan di STPDN yang kini berubah menjadi IPDN, ia semata-mata melakukannya karena ingin membanggakan orang tua. ”Jika ditanya ini cita-cita dari kecil, saya jawab dengan tegas bukan. Saya lebih tertarik kerja di swasta atau menjadi dokter. Namun, karena ayah PNS dan kita tahu berapa gaji yang diterima kala itu, saya otomatis tidak mungkin bisa kuliah di tempat yang mahal. Orang tua pun menyarankan untuk ikut ujian di STPDN. Dengan alasan kuliahnya bisa gratis sehingga tidak membebani orang tua. Saya pun ikut tes dan lulus. Meskipun dalam hati kecil tidak senang karena lulus tes, saya tetap menjalaninya. Apalagi jika saya membayangkan saat pendidikannya nanti. Pasti butuh mental yang kuat. Saya saat itu cuma berpikir mana ada sih doa orang tua yang tidak ingin melihat anaknya berhasil. Karena itulah saya bisa bertahan sampai sekarang,” ujar Debby yang setiap harinya rajin terjun ke wilayah untuk memantau PPSU (Pekerja Prasarana dan Sarana Umum) dan permasalahan yang ada di lapangan.

Jangan pernah canggung
Meskipun tergolong muda usianya, bungsu dari empat bersaudara ini tak pernah canggung dalam memimpin anak buah. Menurutnya saat kuliah dulu semua sudah dilatih dan diberi pendidikan. ”Selain harus profesional kita juga harus memosisikan diri sebagai pimpinan yang bisa membina, merangkul, dan memberikan arahan jika anak buah salah atau melanggar aturan. Selain itu, kita juga harus bisa menunjukkan kalau memang punya potensi. Dengan begitu anak buah akan segan walaupun usia kita jauh lebih muda. Apalagi tugas, tanggung jawab, dan pelayanan masyarakat harus terus berjalan. Jadi, jangan sampai kita memiliki rasa tidak enak menegur anak buah,” ucap sarjana lulusan STPDN 2009 ini.
Sejumlah program pun disusun perempuan yang hobi jalan-jalan ini. Salah satunya …

Penasaran dengan kelanjutan kisah suksesnya? Baca di Majalah Noor Vol. 14 tahun 2016 ya!

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

June 2016
M T W T F S S
« May   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

noormagazine © 2019 All Rights Reserved