Sudah Mahasiswi Masih Menjomblo

oleh Badriyah Fayumi

Assalamualaikum wr.wb. Ibu Badriyah. Putri saya seorang mahasiswi. Secara fisik tidak jelek, anaknya juga baik, tapi sampai sekarang belum pernah ada laki-laki yang menjadi pacarnya. Saya merasa sedih jika ada temannya yang sudah merancang pernikahan atau melihat statusnya seperti ”jomblo itu antara bahagia dan tidak”. Apa yang sebaiknya saya lakukan? Wassalamualaikum wr.wb. – Ibu Dila Hadi, Bekasi

Waalaikumussalam, Ibu Dila.
Pertama, tak perlu merasa sedih karena putri ibu masih jomblo. Itu sebetulnya nilai lebih karena pada zaman sekarang ada mahasiswi yang masih teguh tidak berpacaran. Berpikir positif saja, Allah mungkin sedang mempersiapkan jodoh yang terbaik untuknya karena ia menjaga dirinya.
Insya Allah muslimah salehah akan mendapatkan suami yang saleh, sebagaimana Allah firmankan dalam Surat an-Nur/24 ayat 26 yang artinya ” …perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk perempuan yang baik…” Hanya saja, saat ini jodoh yang demikian belum dipertemukan. Sabar saja. Banyak contoh, beberapa teman saya mahasiswi yang serius kuliah, bahkan sampai S-2 dan S-3 dan tidak pernah pacaran, kemudian bertemu jodoh yang sepadan. Bisa teman kuliahnya, bisa teman kerjanya. Keluarga mereka pun kemudian menjadi keluarga anutan karena suami istri sama-sama terdidik, dewasa, dan bisa menjaga diri. Mereka kini menjadi keluarga dianugerahi kesuksesan karier dan keberkahan hidup. Saran saya, Ibu berikan apresiasi dan motivasi kepada putri ibu bahwa mahasiswi yang menjomblo bukan berarti tidak laku. Ia harus bersyukur karena bisa menjaga diri dan karena itu, insya Allah, akan ada jodoh sepadan yang disiapkan Allah. Yang penting ia harus tetap bisa menjaga diri, tetap percaya diri, dan berdoa agar diberikan jodoh yang baik dan membawa kemaslahatan dunia dan akhirat. Sampaikan juga kepadanya contoh-contoh sukses perkawinan mereka yang ”sudah matang” karena mengutamakan studi. Banyak sekali. Selebihnya sebagai orang tua, doa ibu adalah doa yang tidak terhalang. Jadikan keadaan sang putri sebagai sarana memperbanyak doa dan salat hajat agar diberikan jodoh yang saleh, sepadan, dan membawa kebahagiaan dan keselamatan keluarganya dunia akhirat. Semakin banyak doa, insya Allah, semakin dekat kesesuaian kehendak kita dengan kehendak Allah. Ada baiknya juga orang tua ikut berusaha mencarikan calon pasangan yang tepat untuk sang putri, tentu harus atas sepengetahuan dan seizinnya. Selebihnya, yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang mampu bersabar dalam taat dan menjaga dirinya dengan baik.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Al-Qur’an dan Hadits hari ini.

Sampaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR Abu Dawud & Tirmidzi)

March 2016
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

noormagazine © 2019 All Rights Reserved